Menaker Kunjungi PT. Panasonic Indonesia

105
SHARE

Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri melakukan kunjungan kerja meninjau pabrik PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) di Jl Raya Bogor km 39, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (9/3/15). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi hubungan industrial industrial antara pekerja/ buruh dengan manajemen perusahaan pada salah satu pabrik elektronik terbesar Indonesia.Kedatangan Menaker ke pabrik PMI disambut langsung oleh Presiden Direktur PT. PMI Ichiro Suganuma dan Presiden Komisaris PT. PMI Abdullah Gobel.

"Skema mengenai layanan kesehatan di PT. PMI terbilang menarik karena layanan kesehatan bagi pekerjanya maksimum bahkan unlimited tetapi free of charge atau tidak dipungut biaya, sehingga pekerja tidak perlu menanggung beban dari pelayanan kesehatan yang telah  disediakan oleh perusahaan" ujar Menaker M. Hanif Dhakiri dalam kunjungannya ke PT. PMI

"Bahkan ketika nanti harus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, skema itu juga masih akan tetap. Tentunya kepada BPJS Kesehatan dengan keadaan yang seperti ini artinya mereka tidak boleh menurunkan manfaat yang diterima oleh pekerja," tambah Menaker.Dalam kunjungan tersebut Menaker memuji konsep jaminan layanan kesehatan yang diterapkan PT. PMI, "Fasilitas K3 juga luar biasa, dari sisi pengupahan juga oke sudah lebih diatas dari Upah Minimum Provinsi yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” jelas Menaker.

"Saya kira PT. PMI ini bisa menjadi salah satu  role model  bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia," imbaunya. Terkait dialog sosial di bipartit, Menaker mengatakan bahwa Pemerintah terus mendorong agar forum-forum bipartit bisa diefektifkan, karena didunia ini semua persoalan hubungan industrial pada dasarnnya harus selesai melalui dialog sosial di forum bipartit.“Saya kira mekanisme pengelolaan relasi antara karyawan dengan perusahaan di PT. PMI bagus sekali, mereka punya sejumlah cara untuk memastikan dialog-dialog sosial produktif untuk mengatasi persoalan-persoalan yang muncul," ujar Menaker.“Perusahaan terlibat langsung untuk memastikan langsung perubahan kultur kerja, karena tidak semua orang kerjanya sama , ada yang kerja lambat, ada yang kecenderungan melakukan indispliner, dengan adanya pelatihan dan evaluasi secara terus menerus sehingga produktitasnya bisa lebih bagus” sambungnya.Dalam kunjungan tersebut, Menaker berkesempatan melakukan melakukan penanaman pohon mangga di area perusahaan PT. PMISebelumnya,  Presiden Direktur PT. PMI Ichiro Suganuma menjelaskan bahwa, perusahaan menerapkan sistem health education program di mana para pekerja tidak diobati saat mereka sakit saja, tapi bagaimana caranya mereka (pekerja) agar tidak sakit.