Pemerintah dan SP/SB Perkuat Komitmen Bersama Wujudkan Era Baru Hubungan Industrial

111
SHARE
photo1
fotoutama0_thumb7
Dalam rangka memperkuat jaringan kerjasama anatara pemerintah dengan Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan meujudkan era baru hubungan industrial yang harmonis, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (PHI dan Jamsos), menggelar agenda penandatanganan nota kesepahaman bersama mengenai Penyelenggaraan Pelatihan Bagi Pelatih (Training of Trainer) Keterampilan Bernegosiasi Dalam Hubungan Industrial. 
Nota kesepahaman bersama tersebut ditandangani langsung oleh Dirjen PHI dan Jamsos Haiyani Rumondang dan 28 (1 berhalangan hadir) Pimpinan Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh, disaksikan langsung oleh Menteri ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri di Ruang Tri Dharma, Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2016). 


"Tujuannya adalah untuk meningkatkan jalinan kerjasama yang sebenarnya selama ini sudah terjalin. Jadi sejak tahun 2013 sampai tahun 2015, selama ini sudah dilakukan berbagai kegiatan. Hari ini lebih kepada penguatan komitmen anatara pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Ketenagakerjaan dengan para pimpinan Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh," ujar Dirjen PHI dan Jamsos.

Menurutnya, agenda ini bertujuan untuk nenbantu meningkatkan kualitas pendidikan dan negosiasi di bidang hubungan industrial yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja. Sejak tahun 2013-2015 Ditjen PHI dan Jamsos Kemnaker telah menyelenggarakan Pelatihan keterampilan bernegoisasi (Training of Trainer) dalam hubungan industrial dari unsur Tripartit. Sebanyak 180 orang dimana 104 orang dari jumlah tersebut merupakan anggota SP/SB sebanyak 104 orang dari 28 Federasi 

"Selama ini Training of Trainer memang belum secara optimal melaksanakan atau mendapat peran langsung. Untuk membantu pelatihan di lingkungan federasinya sendiri-sendiri, tetapi dari Kementerian Ketenagakerjaan Sudah Memfasilitasi," tukas Haiyani.